Webinar ini dihadiri oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Drs. Sosiawan, yang selanjutnya memberikan sambutan dalam kegiatan Webinar Monev PPID Jawa Tengah Tahun 2021.

Karanganyar– PPID Kabupaten Karanganyar mengikuti Webinar Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Publik Tahun 2021 secara virtual dengan tema “Keterbukaan Informasi dan Optimalisasi Pelayanan Informasi Publik di Masa Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 31 Agustus 2021 di Ruang BLC, Sekretariat Daerah Karanganyar.

Webinar ini dihadiri oleh Ketua Komisi Informasi  Provinsi Jawa Tengah, Drs. Sosiawan, yang selanjutnya memberikan sambutan dalam kegiatan Webinar Monev PPID Jawa Tengah Tahun 2021. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang keterbukaan informasi publik yang diikuti oleh peserta webinar dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan webinar ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi dalam rangka mengetahui kepatuhan Badan Publik dalam mengimplementasikan keterbukaann informasi publik terhadap masyarakat.

Dalam Tahap 1, yakni penilaian kelengkapan informasi publik berkala pada website dan media sosial. PPID Utama Kabupaten Karanganyar memperoleh nilai maksimal, yakni 100. Selanjutnya, PPID Utama Kab. Karanganyar akan melaksanakan pengisian SAQ sesuai materi yang sudah dibagikan kepada PPID utama.

Pada tahap SAQ, PPID Kabupaten/Kota harus mengisi questioner tentang profil Badan Publik, aksesbilitas website tentang informasi setiap saat dan penanganan covid-19.

Di samping itu, PPID Kabupaten/Kota juga harus menyiapkan 3 (tiga) perangkat daerah yang berkaitan langsung dalam penanganan Covid-19, yakni Dinkes, Dinsos dan BPBD. Selain itu, PPID Kabupaten/Kota juga harus menyiapkan 2 (dua) perangkat daerah pendukung lainnya yang mendapat alokasi anggaran penanganan Covid-19.

Pengiriman SAQ yang sudah diisi lengkap, wajib dikirim paling lambat 20 September 2021. Diharapkan tahap SAQ, PPID Kabupaten Karanganyar bisa kembali meraih nilai maksimal.

Setelah SAQ dikirim akan dilakukan verifikasi oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan hasil verifikasi SAQ akan dilakukan visitasi terhadap PPID Kabupaten/Kota dan uji publik yang diikuti oleh Kepala Daerah.(prd)