KARANGANYAR – Penghargaan demi penghargaan secara beruntun diraih oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar, setelah sehari sebelumnya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam laporan keuangan Pemerintah Daerah, kali ini dibumi Angin Mamiri Makassar Kabupaten Karanganyar kembali berhasil meraih penghargaan tingkat Nasioanal sebagai peringkat 4 Kabupaten terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan daerah berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2022 yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1996, tanggal 25 April ditetapkan sebagai Hari Otonomi Daerah. Adapun tema peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXVII tahun 2023 ini adalah “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”. Tema tersebut memiliki arti penyelenggaraan Otonomi Daerah merupakan bentuk pengakuan Pemerintah Pusat terhadap kemandirian daerah, guna mendekatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan Pemerintah Daerah, dalam mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., hadir secara langsung dan menerima penghargaan tersebut didampingi Sekda Karanganyar Asisten Pemerintahan, Kepala Inspektorat, Kepala Baperlitbang, Kepala BKD, Kabag Pemerintahan dan Kabag Umum Setda Karanganyar. Penghargaan ini diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXVII yang diselenggarakan di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (29/04). Acara peringatan Hari Otonomi Daerah ini dihadiri oleh Kepala Daerah dari seluruh penjuru Indonesia.

Dari hasil evaluasi Pemerintah Daerah yang dilakukan oleh Kementrian Dalam Negeri ada 3 Provinsi, 10 Kabupaten dan 10 Kota yang berprestasi tertinggi secara Nasional. Kategori Provinsi terbaik diraih oleh Provinsi Jawa Tengah yang meraih peringkat pertama mengalahkan Provinsi DIY diperingkat kedua dan Provinsi Jawa Timur di peringkat ketiga.

Sementara untuk penilaian evaluasi kategori Kabupaten, Kabupaten Banyuwangi meraih peringkat pertama, disusul Kabupaten Sumedang kedua, ketiga Kabupaten Badung, keempat Kabupaten Karanganyar,  kelima Kabupaten Sidoarjo, Keenam Kabupaten Kulonprogo, ketujuh Kabupaten Wonogiri, kedelapan Kabvupaten Hulu Sungai Selatan, kesembilan Kabupaten Konawe dan kesepuluh Kabupaten Bojonegoro.

Sedangkan untuk kategori 10 Kota terbaik, peringkat pertama diraih Kota Semarang, kedua Surabaya, ketiga Kota Surakarta, keempat Kota Bogor, kelima Kota Denpasar, keenam Kota Makassar, ketujuh Kota Serang, kedelapan Kota Tangerang, kesembilan Kota Medan dan terakhir kesepuluh Kota Pare-pare. Diskominfo(Tgr)